hujan begitu banyak menuliskan kisah
Hari itu hari minggu
Sejuk aliran angin pagi hari
saat cahaya mentai masih sayup sayup
Saat aspal jalanan masih terasa dingin
serta butiran embun bertebaran di daun rerumputan
Udara masih terasa segar didada,
belom tercemari oleh gemuruh asap kendaraan kota
Pagi ini
Pagi yang sama sperti pagi itu
Hari ini
Hari yang sama seperti hari itu
Saat matahari seperti enggan menampakan diri
Bukan! tapi awan lah yang ambil
alih cuaca pada hari itu
Tangisan awan menjadi latar cerita
Pagi itu
Saat kau masih malu malu
Hari ini sama seperti hari itu
Saat kau,aku dan hujan pagi yang menemani
Aku basah tapi kau tidak
Karena dengan basah dari hujan aku bisa mengenalmu
Kau masih saja malu malu
Sama seperti kau saat ini
tapi sekarang kau sudah di dekatku
karena kala hujan mengingatkan
kau, aku dan hujan pagi hari

0 komentar:
Posting Komentar