ketika senja mulai turun..
dan gelap mulai merayap..
ku terbius dalam lingkar kelam
sendiri bagai bulan tanpa bintang
samar kulihat seberkas cahaya
lentera lentera kecil mulai menyala
memberikan bias putihnya terhadapku
dan mengajakku bangun dari angan
ku tersentak saat kulihat rautmu diantara lilin putih
kau menatapku hingga ku terpaut ketika itu..
gelisahku pun hadir dalam peluh menyelimuti raga dan jiwa
dan memaksa pergi menjauh..
menjauh dari angan tentang mu..
lilin putih..
mengapa kau gambarkan senyumnya?
mengapa kau lukiskan tawanya dalam bingkai putihmu?
mengapa kau ukir wajahnya dalam seberkas cahaya putihmu?
dan mengapa aku selalu merindukannya?
lilin putih..
teruslah menjadi pelita
yang mampu menerangi gelap malamnya
tetaplah menjadi cahaya putihyang selalu tenangkannya
selamanya..
by: alyn


0 komentar:
Posting Komentar